Sistem Operasi Android, iOS dan Komputer

 Assalamu'alaikum ✨

Eyyooooo i'm come back checkkkk!! 

Oke seperti yang tertera di judul, kali ini aku akan membahas tentang sistem operasi Android, iOS dan Komputer. Sebelum kita bahas, kita tentu harus mengetahui dulu apa itu Sistem Operasi. 

Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras dan perangkat lunak, serta sebagai daemon untuk program komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.

Selanjutnya kita bahas tentang sistem operasi Android. 


A. Sistem Operasi Android



Sejak tahun 2009, Android dikembangkan dengan penamaan yang berasal dari makanan pencuci mulut. Setiap perubahan versi juga mengikuti urutan abjad mulai dari A b c d e dan seterusnya.

1. Astro 1.0 (Alpha)




Versi pertama android dirilis 23 September 2008. awalnya versi ini akan dinamai astro namun karena hak cipta penamaan, pihak android tidak menggunakan nama ini secara komersil. Versi android 1.0 sempat disematkan pada ponsel jenis HTC dream.

2. Bender 1.1 (Beta)

Versi Bender 1.1 yang dirilis 9 Februari 2009 memiliki masalah sama seperti versi 1.0, yakni hak penamaan merk. di versi 1 dan 1.1 ini google play store yang sekarang kita kenal masih meluncur dengan nama android market.

3. Cupcake 1.5


Versi ketiga andoid dirilis 27 April 2009. Di versi ini barulah secara komersil android muncul dengan nama pencuci mulut, Nama cupcake dipilih menjadi nama versi ini. Fitur baru yang muncul di versi ini salah satunya adalah on-screen keyboard.

4. Donut 1.6



Versi yang dirilis pada 15 September 2009 ini memiliki peningkatan pada fitur pencarian dan UI yang lebih user friendly. Donut 1.6 sudah mendukung teknologi CDMA/EVDO, 802.1 x, VPNs. Pada update-an versi kali ini, android berfokus pada penambahan penggunaan jaringan dan layar.


5. Eclair 2.0 – 2.1



Eclair 2.0 – 2.1 dirilis pada 26 Okttober 2009. Dari versi inilah sampai sekarang kita mengenal fitur navigasi di Google maps, yang pada akhirnya menggantikan fungsi peta konvensional dan sangat membantu mobilitas masyarakat.


6. Froyo 2.2



Froyo atau disingkat dari frozen yoghurt merupakan versi Android yang rilis pada 20 Mei 2010. Salah satu fitur yang muncul di versi ini adalah kunci pin pada ponsel dan pemolesan sistem-sistem yang sudah ada sebelumnya.


7. Gingerbread 2.3



Versi ini dirilis pada 6 Desember 2010. Dalam versi ini pembaharuan lebih banyak dari sisi hiburan, mulai dari dukungan format video. Dan yang paling fenomenal adalah dukungan kamera depan pada ponsel yang membawa trend foto selfie.


8. Honeycomb 3.0/3.1



Versi honeycomb diluncurkan pada 22 Februari 2011. Versi ini diluncurkan untuk penggunaan OS android pada tablet. Versi ini mendukung multi prosesor dan akselerasi hardware untuk grafis serta virtual buttons. Merk tablet pertama yang menggunakan ini adalah Motorola Xoom.


9. Ice Cream Sandwich 4.0



Ice Cream Sandwich 4.0 diluncurkan 19 Oktober 2011. Fitur yang ada di versi tablet dimasukan ke dalam ICS 4.0 ini, termasuk juga dengan penampahan fitur baru seperti face unlock, aplikasi email dan rekap penggunaan data internet.


10. Jelly Bean 4,1/4.2/4.3



Di tahun 2012, android mengeluarkan versi Jelly Bean. Lewat versi Jelly Bean (4.1) google now mulai diperkenalkan, ia berfungsi untuk voice assistent untuk berbagai keperluan secara cepat.


Pada versi 4.2 terdapat fitur photo sphere untuk panorama, daydream sebagai screensaver, power control, dsb. Sedangkan versi 4.3 adalah pemutakhiran dari versi sebelumnya.


11. KitKat 4.4



Versi KitKat diluncurkan 31 Oktober 2013. Versi yang sebelumnya bernama Key Lime Pie ini membawa peningkatan signifikan dalam hal user experience.

Versi Kitkat optimal berjalan pada kapasitas penyimpanan yang lebih besar dari versi Android sebelumnya. Disarankan perangkat harus memiliki minimal RAM 512 MB.


12. Lollipop 5.0



Versi lollipop launching 12 November 2014 dan tersedia resmi melalui over the air (OTA). Perubahan yang paling menonjol dalam versi L ini adalah User Interface yang didesain ulang dan dibangun dengan “material design".


13. Marshmallow 6.0



Versi marshmallow muncul di 5 Oktober 2015 dengan memperkenalkan beberapa fitur canggih, diantaranya adalah search bar, perizinan aplikasi dan juga sensor sidik jari.


14. Nougat 7.0



Versi nougat menampilkan perubahan besar untuk android. fitur-fitur terbaru yang hadir diantaranya adalah multi-window yang memungkinkan pengguna menggunakan 2 aplikasi secara bersamaan, selain itu dalam versi ini dirilis juga 63 emoji baru.


15. Oreo 8.0



Orea 8.0 dirilis pada 21 Agustus 2017 dengan menambah lebih banyak fitur multi tasking dan perombakan bagian notifikasi. Pengguna bisa mengatur mana saja notifikasi yang ingin ditampilkan.

Tampilan UI-nya juga lebih rapi dan segar, serta difokuskan untuk memudahkan pengguna mengakses aplikasi dan mencari informasi.


16. Pie 9.0



Android versi 9 yang dinamai Pie diluncurkan pada 6 Agustus 2018. dilansir dari kompas setidaknya ada beberapa fitur yang ditambahkan dari versi sebelumnya diantaranya adalah smart reply dari notifikasi, navigasi berbasis gestur, adaptive battery, digital wellbeing dll.


17. Android 10



Versi android terbaru adalah Android 10. Ia tidak lagi menggunakan nama dessert atau makanan penutup seperti versi A-P sebelumnya. Salah satu alasannya adalah karena pihak android tidak menemukan makanan yang berasal dari awalan Q.


Kekurangan dan Kelebihan SO Android

Kelebihan Android

Teman teman yang dimaksudkan disini adalah sistem Android sangat mudah untuk dijalankan. Sama halnya pada sistem operasi Windows yang ada pada komputer. Bagi kalian yang belum terlalu terbiasa dengan smartphone, kalian hanya membutuhkan waktu sebentar saja untuk bisa mempelajari sistem Android.

Anda akan sangat mudah mendapat beragam notifikasi dari smartphone kalian . Untuk mendapatkannya, anda bisa mengatur beberapa akun yang kalian miliki seperti SMS, Email, Voice Dial, dan lainnya.

Keunggulan lainnya terdapat dari segi tampilan sistem Android yang menarik dan tidak kalah baiknya dengan iOS (Apple). Hal ini dikarenakan dari awal, Android memang mengusung konsep dan teknologi iOS hanya saja Android merupakan versi murah dari iOS.

Sistem operasi ini memang memiliki konsep open source yang mana pengguna dapat bebas mengembangkan sistem android versi milikinya sendiri. Sehingga akan banyak sekali Custom ROM yang bisa anda gunakan.

Tersedia beragam pilihan aplikasi menarik, bahkan hingga jutaan aplikasi. Dari mulai aplikasi gratis hingga aplikasi berbayar. Kalian dapat mendownloadnya langsung di Google Playstore yang tersedia pada smartphone kalian.

Kekurangan Android

Update system yang kurang efektif. Sistem Android memang seringkali mengalami peningkatan versi yang ditawarkan kepada penggunanya. Namun untuk mengupdate system Android ini bukanlah hal yang mudah. Kalian diharuskan untuk menunggu masing-masing vendor merilis resmi update terbaru dari sistem android tersebut. Dan bagi beberapa pengguna, hal ini kurang begitu menyenangkan.

Baterai yang cepat habis, mungkin hal ini sering dialami oleh pengguna sistem Android saat ini. Apalagi jika anda sering menyalakan paket data serta menggunakan widget dan aplikasi yang berjalan terlalu berlebihan sehingga menyebabkan daya baterai berkurang dengan cepat. Untuk mengatasi hal tersebut, anda bisa mengurangi aktivitas yang ada pada smartphone anda.

Sering mengalami lemot atau lag, hal ini biasanya berkaitan dengan spesifikasi dari masing-masing perangkat seluler. Namun meskipun begitu, jika sistem android memang tidak bersahabat dengan aplikasi-aplikasi yang kalian miliki tentu saja akan berdampak pada leletnya penggunaan smartphone anda. Hal ini dikaitkan dengan RAM atau prosesor yang memang kurang memadai. Sehingga akan lebih baik jika menyimpan aplikasi yang memang sesuai dengan smartphone yang anda miliki.

B. Sistem Operasi iOS

1. iOS 1



Tahun 2007, Apple memerkenalkan pertamakalinya sebuah perangkat pintar, iPhone generasi pertama atau kemudian sering dikenal sebagai iPhone 2G. Ponsel ini hadir dengan mengusung iPhone OS versi pertama atau iPhone OS 1. Sistem operasi ini merupakan sistem operasi yang dibangun dengan basis kode yang sama dengan OS X.

Pada versi pertamanya, tidak terdapat toko aplikasi atau App Store yang dikenal seperti sekarang. Saat itu, iPhone OS 1 hadir menawarkan berbagai aplikasi bawaan yang dibuat oleh tim Apple. Beberapa aplikasi seperti peramban atau browser, kalkulator, bahkan sampai pemutar musik sudah hadir di iPhone OS 1.

2. iOS 2


Pada 2008, iOS 2 hadir bersamaan dengan perangkat iPhone 3G. Perangkat inilah yang kemudian membuat nama Apple naik lewat seri iPhone-nya. Terlebih di seri ini mulai diperkenalkan toko aplikasi App Store, toko aplikasi yang masih hadir di perangkat ekosistem Apple.


Hadirnya toko aplikasi jelas membuat pengguna iPhone 3G dapat menambah koleksi aplikasinya dengan mengunduh langsung dari toko aplikasi, iPhone App Store. Selain itu, di versi ini banyak fitur yang sudah disematkan seperti dukungan iPod Touch generasi kedua, security note, perbaikan bug, dan lainnya.


Sistem operasi iOS 2 ini hadir dengan pembaruan 2.1 dan 2.2. Pada versi iOS 2.2 atau versi final dari iPhone OS 2 ini diperkenalkan beberapa fitur menarik. Beberapa diantaranya adalah perbaikan untuk fitur “Mail” dan hadirnya fitur Google Street View di aplikasi “Map”.

3. iOS 3 



Tahun 2009, Apple menghadirkan penerus dari iPhone 3G yakni iPhone 3GS. Perangkat ini hadir dengan pembaruan sistem operasi iOS  yang kemudian membuat perangkat ini disebut juga iPhone OS 3.0. Pada perangkat inilah iOS mengalami banyak peningkatan fitur.


Fitur yang hadir di iPhone OS 3.0 sangat dibutuhkan kala itu. Sebut saja fitur seperti push notification, keyboard landscpae, voice note, IMAP, shake to shuffle. MMS, dan kompas. Fitur yang jadi perhatian dan berguna sampai sekarang adalah hadirnya fitur in-app purchase (IAP) atau pembayaran dalam aplikasi dan fitur copy paste. Fitur salin-tempel inilah awalnya diperkenalkan di perangkat iPhone OS 3.0.


Sistem operasi iOS 3.0 ini sendiri mendukung perangkaT Apple iPhone generasi sebelumnya, termasuk iPhone original alias generasi pertama. Meskipun tentu ada beberapa fitur yang dibatasi. Selai itu, versi ini juga memiliki pembaruan yakni 3.1 yang menghadirkan fitur Anti-Phising dan banyak perbaikan. Ada juga pembaruan terakhir yakni versi 3.2 yang menghadirkan dukungan  untuk perangkat iPad generasi pertama.


4. iOS 4




Perubahan besar dilakukan Apple pada sistem operasi miliknya. Tidak ada lagi sebutan iPhone OS. Mulai dari versi 4, Apple secara resmi mengganti iPhone OS dengan iOS saja. Karena itu, versi 4 disebut sebagai iOS 4 saja. Sistem operasi ini dihadirkan berbarengan dengan perangkat iPhone 4 di tahun 2010.

Kehadiran iPhone 4 dan iOS 4 ini jadi langkah selanjutnya yang membuat nama Apple kian melambung. Betapa tidak, fitur-fitur keren mulai dihadirkan di versi keempat ini. Beberapa fitur tersebut diantaranya adalah kemampuan multitasking yang lebih efisien terhadap pemakaian baterai, fitur menghidupkan dan menyalakan data seluler, playlist pada iTunes yang lebih kreatif, dan juga dukungan fitur pada foto.


Beberapa fitur lainnya yang hadir di iOS 4 adalah FaceTime yang kini memiliki kemampuan untuk video calling menggunakan wifi. Fitur lainnya yaitu sinkronisasi iBooks dengan iTunes, peningkatan kemampuan kamera seperti hadirnya  landscape mode dan kemampuan 5x digital zoom. Fitur autofocus dengan cara tap saat rekaman video juga sudah hadir di iOS 4.


5. iOS 5




21 Juni 2011, Apple memperkenalkan iOS 5. Sistem operasi ini dihadirkan bersamaan dengan hadirnya iPhone 4S. Di versi ini, iOS menghadirkan beberapa fitur penting yang kemudian jadi identitas dari sistem operasi besutan Apple ini. Beberapa fitur yang dihadirkan di iOS 5 adalah sebagai berikut.


Notifications Center, hadirnya notifikasi satu pusat yang bisa muncul di saat ponsel dalam keadaan “lock screen”. Fitur ini masih banyak dipertahankan dan diadopsi oleh UI lain di Android.


iMessages, fitur  pesan khusus di iOS yang memungkinkan pengguna bisa mengirimkan teks, foto, gambar GIF, video, kontak, dan lokasi. Fitur lainnya adalah dukungan pesan ke grup, fitur pemberitahuan pesan terkirim, dan pesan terbaca. Selain itu, iMessages juga dapat dibaca dari perangkat Apple lain dengan menggunakan satu identitas Apple ID.


iCloud, fitur penyimpanan awan dari Apple ini hadir pertama kali di iOS 5. Fitur ini menawarkan semua kontak, foto, aplikasi, catatan dan lainnya dapat memiliki cadangan data alias tersimpan di penyimpanan awan (iCloud backup data).


Game Center, fitur ini adalah fitur yang berfungsi untuk kebutuhan bermain gim di iOS. Selain notifcations center, iOS 5juga sudah memiliki fitur Game Center yang di dalamnya memiliki beberapa fitur menarik seperti rekomendasi gim, profil yang dapat dimunculkan ke publik atau pribadi, pembelian gim, dan juga jumlah poin yang didapatkan dari sebuah gim.


6. iOS 6




Setahun setelah iOS 5 rilis, tepatnya pada 11 Juni 2012, Apple memperkenalkan iOS 6. Kehadiran iOS 6 disertai dengan diperkenalkannya perangkat yang mengusung iOS  6, yakni iPhone 5, iPoud Touch generasi kelima, dan iPad 4. Selain itu, iOS 6 ini juga hadir sebagai pembaruan untuk perangkat Apple generasi sebelumnya seperti iPhone 4, iPhone 3S, iPod Touch, iPad 3 dan IPad Mini generasi pertama.


Pada iOS 6 ini, tidak ada fitur yang benar-benar baru. Fitur yang ada hanya berupa peningkatan dari aplikasi yang sudah ada seperti peningkatan pada kamera, Facetime, tampilan desain yang berbeda untuk beberapa aplikasi, dan juga perubahan menu “setting”.


Fitur yang paling jadi sorotan dan benar-benar baru adalah Apple Maps. Kehadiran aplikasi ini sebagai pengganti Google Maps, aplikasi peta sejuta umat. Sayangnya kehadiran Apple Maps tidak disambut baik, terlebih karena performanya tidak lebih baik dari Google Maps.


Tambahkan teks

7. iOS




10 Juni 2013, Apple mengumumkan kehadiran iOS 7. Sistem operasi ini dihadirkan bersamaan dengan perangkat iPhone 5C dan iPhone 5S. Beberapa perangkat generasi sebelumnya juga mendapatkan pembaruan iOS 7. Sayangnya, iPhone 3GS ke bawah sudah tidak mendapat dukungan pembaruan iOS lagi.


Pembaruan dari iOS 6 ke iOS 7 cukup besar dari sisi desain tetapi tidak dari sisi fitur. Bisa dibilang, iOS 7 ini adalah pembaruan iOS yang menitikberatkan pada tampilan desain. Hal ini terlihat dari tampilan antarmuka iOS 7 yang hadir dengan flat design dan menggunakan font System Helvetica Neue Regular.


Selain desain, hal mencolok dari iOS 7 hadirnya Touch ID yang diperkenalkan di perangkat iPhone 5S. Sementara untuk fitur tambahan atau perbaikan terjadi pada aplikasi semacam AirDrop, Control Center, Safari, Siri, Facetime, Apple Maps, App Store, dan beberapa pembaruan di aplikasi lain. Karena hadir dengan desain yang berbeda, Home Screen di ponsel ini juga tampak berbeda alias memiliki tampilan serupa flat design. 


8. iOS 8



Pada 2 Juni 2014, Apple mengumumkan kehadiran iOS 8. Sistem operasi ini baru bisa dinikmati pada 17 September 2014 saat iPhone 6 dan iPhone 6 Plus diperkenalkan. Artinya, kedua ponsel ini sudah hadir dengan iOS 8. Selain itu, iOS 8 juga hadir ke perangkat iPhone generasi sebelumnya dan juga perangkat iPad Touch generasi keenam, iPad 3, iPad Air 2 dan iPad Mini. Sayangnya, iPhone 4 sduah tidak mendapat pembaruan ini.

Desain iOS 8 masih mempertahankan konsep flat design iOS 7. Hanya saja kali ini desain antarmukanya terlihat lebih flat dibandingkan antarmuka yang ada di iOS 7. Selain tampilan desain yang lebih flat, iOS 8 hadir dengan beberapa fitur menarik seperti iCloud Drive dan hadirnya aplikasi untuk berbagai konten dengan keluarga alias family sharing. 


Selain itu, iOS 8 juga hadir dengan sistem pengetikan yang lebih cepat lewat fitur Quicktype, aktivasi Siri dengan hanya memakai suara saja, dan juga kemampuan pesan yang lebih ditingkatkan fiturnya. Yang menarik, iOS 8 menghadirkan aplikasi kesehatan bernama Health. Fitur Health ini membantu membaca kesehatan tubuh meliputi detak jantung, kalori, gula darah, kolesterol, dan lainnya.


9. iOS 9


Juni 2015, Apple mengumumkan kehadiran iOS 9. Sistem operasi ini kemudian dirilis pada 16 September 2015 bersamaan dengan perangkat iPhone 6S, iPhone 6S Plus dan iPad Mini 4. Sistem operasi ini juga mendukung perangkat iPhone lama sampai generasi iPhone 4S.


Sistem operasi yang hadir dengan kode nama Monarch” ini sendiri hadir dengan tampilan desain yang tidak terlalu jauh berbeda dengan iOS 8. Tampilan desainnya memang tidak berubah drastis karena yang ditonjolkan dari iOS 9 adalah penambahan fitur dan hadirnya aplikasi baru.


Fitur-fitur yang ditambahkan di iOS 9 diantaranya adalah Siri yang kini hadir dengan antarmuka yang lebih berwarna mirip dengan Apple Watch. Siri juga kini bisa bicara menggunakan aksen bahasa Inggris dari daerah tertentu. Selain itu, Touch ID kini lebih aman dengan sistem kode sandi 6 digit. Sebelumnya Touch ID memiliki sistem kode sandi 4 digit saja. Tidak hanya itu, iOS 9 juga memperkenalkan sistem 3D Touch.


Fitur lainnya dari iOS 9 adalah hadirnya aplikasi Carplay serta mode slide-over serta split-screen untuk perangkat iPad. Beberapa pembaruan juga dihadirkan seperti aplikasi Note yang memiliki beberapa pembaruan dan Maps yang memiliki petunjuk arah untuk transit.


Tidak ketinggalan, iOS 9 hadir dengan aplikasi baru bernama News yang merupakan aplikasi berita. Aplikasi Passbook yang sudah hadir sejak lama kini berganti nama menjadi Wallet. Selain itu, Apple juga menghadirkan pembaruan untuk beberapa aplikasi yang bertujuan untuk meningkatkan performa.


10. iOS 10



Pada 13 September 2016, Apple menghadirkan iOS 10 ke publik bersamaan dengan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Kehadiran iOS 10 sudah diumumkan sebelumnya pada gelaran Apple Worldwide Developers Conference (WWDC) yang berlangsung pada 13 Juni 2016


Sistem operasi penerus iOS 9 ini juga mendukung beberapa perangkat Apple sebelumnya. Hanya saja tidak semua perangkat didukung penuh, ada yang dukungannya terbatas seperti iPhone 5, iPhone 5C, dan iPad 4. Keterbatasan ini karena perangkat tersebut masih memakai prosesor dengan arsitektur 32-bit. Sementara iOS 10 ini fiturnya hanya didukung penuh oleh ponsel dengan minimal prosesor A5 atau A5X yang berbasis 64-bit.


Lantas, apa yang ditawarkan dari iOS 10? Ada banyak fitur menarik yang ditawarkan dari iOS 10 ini. Salah satunya adalah dukungan API Siri dan iMessage untuk para pengembang aplikasi. Seain itu, iOS 10 menghadirkan D Touch pada notifikasi. Fitur lainnya yang menarik adalah hadirnya emoji pada pesan, tampilan aplikasi peta yang memiliki desain baru dan beberapa fungsi tambahan


11. iOS 11


Seperti biasa, Apple mengumumkan kehadiran iOS terbaru di gelaran Apple Worldwide Developers Conference (WWDC). Pada 2017, gelaran ini berlangsung pada 5 Juni dan pada gelaran tersebut iOS 11 diperkenalkan. Seperti biasa pula, iOS 11 baru diluncurkan ke publik pada 19 September 2017. Peluncuran iOS 11 ini berbarengan dengan tiga ponsel dari Apple, yakni iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X.


Kehadiran iPhone X tentu spesial. Pasalnya, iPhone X adalah ponsel khsuus sebagai perayaan kehadiran iPhone selama 10 tahun. Oh yah, kehadiran iOS 11 juga mematikan dukungan pada ponsel dengan prosesor 32-bit seperti iPhone 5 and iPhone 5C, dan iPad 4. Hal ini berarti, iOS 11 hanya mendukung perangkat dengan prosesor 64-bit. Perangkat dengan tipe prosesor Apple A7 dan Apple A8 bahkan hanya didukung terbatas.

Fitur yang ditawarkan iOS 11 cukup banyak. Namun yang jadi perhatian adalah perubahan tampilan pada App Store. Selain itu, aplikasi “File” kini bisa mengakses data yang tersimpan di memori perangkat ataupun di cloud. Fitur menarik lainnya adalah penggabungkan Notification Center dan lock screen. Fitur ini membuat notifikasi bisa tampil scara langsung di lock-screen.


Siri juga mengalami peningkatan kemampuan. Salah satu kemampuan dari Siri di iOS 11 adalah kemampuan dalam menerjemahkan antar bahasa dan juga belajar memahami minat para pengguna serta memberikan saran. Siri juga bisa mengatur aplikasi musik, bahkan ketika perangkat iPhone tidak terhubung ke internet.


Selain itu, iOS 11 juga menghadirkan pengisian yang lebih cepat untuk iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X. Fitur ini hadir pada ketiga perangkat tersebut pada pembaruan iOS 11 yakni iOS versi 11.2. Fitur lainnya yang menarik adalah terintegrasinya aplikasi pesan dengan iCloud dan juga dukungan kemampuan augmented reality (AR).




12. iOS 12



Setelah iOS 11, Apple kemudian memperkenalkan iOS 12 pada 4 Juni 2018 di ajang WWDC 2018. Dan seperti biasa, sistem operasi ini rilis berbarengan dengan perangkat Apple terbaru yakni iPhone XR, iPhone XS, dan iPhone XS Max pada 17 September 2018. Masih seperti iOS 11, iOS 12 juga mendukung beberapa perangkat terdahulu tetapi untuk perangkat dengan prosesor Apple A7 dan A8 (termasuk iPad), fiturnya terbatas.


Lantas, apa yang ditawarkan dari iOS 12? Sistem operasi ini menawarkan kepada pengalaman iOS yang lebih baik. Contohnya adalah kinerja aplikasi yang lebih responsif seperti membuka aplikasi kamera 70% lebih cepat dibandingkan iOS versi sebelumnya. Selain itu, membuka aplikasi dan loading aplikasi lebih cepat dua kali lipat prosesnya dibandingkan iOS 11.


Yang menarik dari iOS 12 adalah hadirnya Animoji baru, terutama untuk perangkat Apple sebelumnya seperti iPhone X. Animoji ini hadir untuk aplikasi Facetime dan pesan. Yang jadi sorotan adalah fitur notifikasi. Kini, notifikasi di iOS 12 lebih rapi karena mengelompokan notifikasi berdasarkan tipe aplikasi atau topik khusus tertentu. Tidak ketinggalan iOS 12 menghadirkan tombol pintas khusus untuk Siri dan fitur mode jam tidur.


13. iOS 13



Tahun 2019, Apple merilis iOS 12 dengan berbagai fitur menarik. Fitur tersebut meliputi peningkatan performa Face ID yang diklaim 30 persen lebih cepat. Aplikasi juga dua kali lebih cepat terbuka. Peningkatan ini sangat berguna bagi perangkat lawas.


Fitur lain yang dihadirkan adalah dark mode atau mode malam yang bisa diterapkan di antarmuka, bahkan dock notifikasi. Fitur lainnya yaitu keyboard swipe terbaru. Ada juga fitur pengingat dengan tambahan fungsi “Today”, “Scheduled”, “Flagged”, dan “All” untuk mengorganisir kegiatan dan tugas.


Fitur lainnya adalah tampilan baru untuk Apple Mail dengan format baru dan Notes dengan tampilan baru. Safari mendapatkan preferensi per situs web.


Di iOS 12, Apple Maps juga hadir dengan pembaruan yang semakin mirip dengan Google Street View. Apple juga meningkatkan privasi pengguna dengan hadirnya opsi “Sign in with Apple” dan opsi daftar alamat email baru tiap aplikasi.


Profil di iMassage juga memiliki pembaruan yang serupa dengan WhatsApp dan Facebook Messenger. Ada juga fitur tambahan untuk edit foto dan video menjadi lebih menarik.


Apple juga menghadirkan fitur Find My. Fitur ini merupakan kombinasi dari fitur Find My Friends dan Find My iPhone. Sehingga pencarian teman dan pencarian iPhone bisa dilakukan di satu tempat saja dan menariknya bisa dilakukan secara bersamaan.


Apple juga tidak ketinggalan menghadirkan dukungan untuk mengambil data dari  kartu SD dan USB flash drive ke Files.


14. iOS 14/iPadOS 14



Tahun 2020, Apple menghadirkan iOS 14 dengan beragam fitur. Fitur-fitur yang dihadirkan di iOS 14 diantaranya adalah tampilan layar home yang bisa didesain ulang dan pengguna bisa menambahkan widget. Fitur yang sebenarnya sudah hadir di Android beberapa tahun sebelumnya. 


Di iOS 14 juga hadir App Library yang berfungsi untuk mengatur berbagai aplikasi agar lebih sederhana. Kemudian ada juga fitur picture-in-picture, sebuah fitur yang dapat menonton video sambil menjelajahi aplikasi lain. Fitur ini sebelumnya hadir di iPadOS. 


Hal menarik dari iOS 14 adalah dukungan menonton Youtube dengan kualitas 4K. Untuk melakukannya, tonton video di Youtube yang mendukung resolusi 2160p. Selain itu, Apple memperbarui iOS 14 menjadi bar lebih kecil untuk memudahkan panggilan. 


Pembaruan juga diterapkan di Siri. Siri di IOS 14 kini menjadi lebih pintar karena mendukung banyak bahasa untuk penerjemahan. Fitur pencarian atau search juga lebih ditingkatkan agar pengguna bisa mencari apa yang diinginkan sampai bawah. 


Di iOS 14 juga, pengguna dapat mengganti browser utama. JIka pengguna tidak menyukai Safari, pengguna bisa memakai Chrome atau browser lain yang dirasa lebih cocok. 


Yang menarik, ada juga fitur yang dinamakan App Clips. Fitur ini dapat membuat penggunanya mencoba aplikasi tanpa perlu repot-repot download terlebih dahulu. Hanya saja, untuk melakukannya, kamu harus melakukan pemindaian atau scanning kode App Clip menggunakan NFC dan QR code. 


Pembaruan lainnya adalah hadirnya fitur pencarian emoji lewat teks. Ada juga avatar baru untuk memoji yang terdapat di Messages. Aplikasi Messages ini bahkan punya fitur untuk bisa menyebut (mention) pengguna lain. 


Fitur lainnya adalah fitur Maps. Fitur ini kini memberikan informasi jalur untuk sepeda. Ada juga fitur untuk para pemakai AirPods, yakni fitur spatial audio dan automatic device switching.

C. Sistem Operasi Komputer


1. Microsoft Windows




Microsoft Windows adalah sistem operasi komputer yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1985 dengan menggunakan antarmuka grafis (GUI). Microsoft Windows menjadi sistem operasi komputer paling populer di dunia. Microsoft Windows dikembangkan dengan bahasa pemrograman C, C++, dan C#. Microsoft Windows sangat populer di kalangan pengguna komputer pada umumnya, karena kemudahan penggunaan, dukungan software-software utama untuk kebutuhan sehari-hari misalnya Microsoft Office hingga game yang banyak.

Sebagai sistem operasi berbayar, Windows tersedia untuk berbagai kalangan dari rumahan (Home Edition), kalahan profesional (Pro), kalangan bisnis (Enterprise), hingga kalangan server (Windows Server). Namun, untuk penggunaan di tingkat server, sistem operasi windows dapat dikatakan masih belum cukup untuk mengalahkan sistem operasi lain seperti Linux dan FreeBSD dari segi kestabilan dan performa. Sebagai point kelebihan Windows di tingkat server, sistem Windows Server menyediakan teknologi Azure yang dapat membantu manajemen server.

Keunggulan dari Windows sebagai sistem operasi ialah proses instalasi yang mudah dan user friendly alias mudah sekali digunakan. Selain dari pada itu, banyak perusahaan yang membuat software atau aplikasi yang kompatibel dengan Windows, sehingga Windows pun mampu mendukung berbagai aplikasi atau software yang ada.


Walaupun telah menjadi sistem operasi yang paling populer, nyatanya Windows masih memiliki kekurangan. Salah satu dari kekurangannya ialah harganya yang cukup mahal. Kamu dapat mengeluarkan uang ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk membelinya. Itu sebab, ada banyak sekali bajakannya. Selain hal itu, Windows Vista, salah satu versi Windows yang dianggap buruk performanya

2. Mac OS



Mac OS (Macintosh Operating System) adalah sistem operasi komputer yang dikembangkan oleh Apple sejak tahun 2001 yang merupakan sistem operasi standar dari perangkat komputer keluarannya. Sehingga Mac OS hanya bisa digunakan pada perangkat Apple. Mac OS ditulis dengan bahasa pemrograman C++, Objective C, dan Swift. Mac OS merupakan sistem operasi yang stabil untuk penggunaan pada umumnya. Selain itu Mac OS juga hampir sama dengan Windows, mudah untuk dipelajari dengan dukungan software yang beragam untuk pengguna pada umumnya
Mac OS juga memiliki grafis yang sangat baik, tidak heran jika akhirnya sistem operasi ini bersaing dengan Windows. Kelemahan dari Mac OS ialah tidak mendukung komputer berbasis IBM sehingga hanya dapat terhubung dengan produk Apple saja.

3. GNU/Linux



GNU/Linux adalah keluarga sistem operasi mirip UNIX yang merupakan sistem operasi komputer sumber terbuka (open source) yang dikembangkan oleh komunitasnya sejak 1991. GNU merupakan kependekan dari "Gnu's Not Unix", merupakan sebuah proyek sistem operasi sumber terbuka sejak 1984. Linux merupakan sistem kernel yang dikembangkan pertama kali pada tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Kernel Linux kemudian dikembangkan dalam proyek GNU hingga sekarang.

Oleh karena dibangun oleh komunitas yang besar, GNU/Linux terbukti sebagai sistem operasi yang paling stabil dan mempunyai manajemen memori yang sangat baik. GNU/Linux sangat populer di kalangan manajemen server dan sysadmin. Bahasa yang paling banyak digunakan untuk mengembangkan GNU/Linux adalah C dan Assembly. Selain itu kernel Linux terbukti kebal terhadap virus, namun untuk perangkat lunak tambahan masih rawan terhadap risiko berbahaya seperti malware pada web server.

Terdapat banyak jenis GNU/Linux yang dikembangkan oleh berbagai komunitas misalnya Ubuntu, Debian, Fedora, dan lain-lain. Kumpulan sistem operasi tersebut lebih dikenal dengan sebutan "distro". Linux merupakan sistem kernel yang menjadi sistem inti dari distro-distro tersebut. Kernel Linux memberikan kontribusi yang besar dalam pengembangan sistem operasi sumber terbuka oleh GNU, sehingga secara keseluruhan keluarga sistem operasi tersebut dapat disebut keluarga GNU/Linux.

Kelebihan dari Linux ialah cocok untuk dijadikan server karena stabil, tidak membutuhkan ruang penyimpanan yang besar, dan dapat memasang berbagai aplikasi atau software. Sistem operasi ini pun sangat mudah dalam penggunaannya, tapi sayangnya, tidak banyak orang menggunakannya karena popularitasnya jauh di bawah Mac dan Windows.

Kelemahan dari sistem operasi Linux ialah proses instalasinya tidak mudah dan tidak banyak hardware yang mendukungnya. Selain dari pada itu, para pengguna awam harus membiasakan diri dan belajar lebih keras dalam mengoperasikannya karena Linux memiliki struktur direktori yang membingungkan.

4. FreeBSD




FreeBSD adalah sistem operasi gratis yang dikembangkan oleh FreeBSD Foundation sejak 1995 yang dapat digunakan untuk keperluan desktop, server, dan embed system (sistem komputer dengan tambahan hardware khusus). FreeBSD populer digunakan untuk keperluan jaringan, keamanan, dan manajemen data oleh server-server yang menampung website yang sangat sibuk. Penggunaan FreeBSD hampir sama dengan GNU/Linux, namun kedua sistem ini menggunakan kernel sistem yang berbeda. FreeBSD berjalan dengan kernel buatannya sendiri yang bernama kernel monolitik. Walaupun seperti itu, FreeBSD tetap dapat menjalankan software GNU/Linux. Hal ini disebabkan karena FreeBSD menggunakan binari-binari Linux® sebagai fitur sistem operasinya.
Berikut beberapa kelebihan dari system operasi FreeBSD :

1. Virus/Spyware yang menyerang sedikit
2. Banyak terserdia aplikasi dan program gratis
3. Relatif mudah dikustomisasi (diutak-atik) secara bebas
4. Multiuser

Sedangkan kekurangan FreeBSD :

1. Relatif sulit penggunaannya, karena masih text base dalam meng-command
2. Dibandingkan Windows, GUI pada FreeBSD masih kurang
3. Bagi para gamers, game system operasi ini sangat sedikit



Oke guys, mungkin dicukupkan sampai disini sajalah yaaaa.. semoga dapat membantu dan memotivasi dan see you next my blog ✨




Referensi

https://www.advernesia.com/blog/komputer/pengertian-sistem-operasi-komputer-beserta-contohnya/

https://ragamhidup.wordpress.com/2018/02/24/kekurangan-dan-kelebihan-freebsd/

https://id.m.wikipedia.org/wiki/IOS

https://carisinyal.com/daftar-versi-ios/

http://www.gnome-dock.org/kelebihan-dan-kekurangan-dari-berbagai-jenis-sistem-operasi-komputer/



Komentar

Posting Komentar